-->

Martabak Markobar Go Internasional!

Siapa yang tidak mengenal makanan satu ini,mayoritas penduduk Indonesia pasti sudah kenal deket dengan makanan satu ini,dari yang muda sampai yang tua banyak sekali yang menggemari makanan satu ini.Banyak sekali sebutan untuk makanan ini,ada yang biasa menyebutnya dengan kue bandung,terang bulan,martabak manis dan sebagainya.
Makanan berbahan dasar tepung terigu ini selalu mudah diterima dimanapun,terbukti akhir-akhir ini mulai banyak pengusaha-pengusaha muda yang mulai terjun dalam bisnis martabak,tak terkecuali putra sulung presiden Republik Indonesia saat ini,Gibran Rakabuming Raka.
Dengan brand yang dibawanya,Markobar (martabak kota barat) yang mulai dirintis oleh Gibran pada tahun 2015 di kota Solo.Hingga tahun 2017 ini Gibran sudah berhasil membuka sebanyak 29 cabang Markobar di kota-kota diseluruh Indonesia.Akhir tahun ini Gibran berencana untuk membuka gerai Markobar pertama yang beroperasi diluar negeri,tepatnya di negara Filipina,lebih tepatnya di kota Manila.Menurut Gibran alasan utama kenapa dia memilih Filipina sebagai negara pertama diluar Indonesia untuk membuka gerai Markobar dikarenakan menurut survey yang telah dilakukan,Gibran menuturkan bahwa warga negara Filipina memiliki kemiripan dengan warga negara Indonesia,yaitu mayoritas menyukai makanan yang manis-manis,terlebih lagi kota dimana Gibran akan membuka gerai Markobar di Filipina yaitu Manila,bisa diibaratkan Jakartanya Filipina.Kota besar yang memiliki potensi cukup besar untuk bisnis kuliner.
Beberapa masyarakat Filipina sudah mulai mengenal brand Markobar yang dibawa oleh Gibran,ini bisa terjadi karena sebelumnya Gibran dan Markobar sudah sering ikut event seperti pameran kuliner dinegara tersebut.Prospek bisnis disana sangat bagus,karena disana (Filipina) tidak ada satupun kompetitor untuk Markobar,kata Gibran penuh optimisme.Untuk bisa menembus pasar Filipina.Gibran tidak sendiri,dia juga menggandeng partner dari Filipina.
Gibran dan Markobar tidak hanya berhenti disitu,kini dia juga sedang melakukan survey di Singapura.Untuk waktu kapan gibran akan membuka gerai Markobar di Singapura belum bisa dipastikan,terkait survey yang belum selesai itu.Namun untuk pembukaan gerai Markobar di Filipina sudah pasti realisasi akhir tahun ini kata Gibran.
Lalu,apa sebenarnya nilai jual martabak manis buatan Markobar ini?bukankah martabak manis rasanya gitu-gitu aja?paling hanya coklat,kacang,keju dan wijen saja?Jangan salah,martabak manis yang tersedia disetiap gerai Markobar ini menawarkan banyak sekali varian rasa martabak manis dengan harga yang bervariasi pula.Menu yang paling spesial di Markobar adalah martabak manis 8 rasa,martabak manis satu lingkaran penuh yang diberi topping seperti ovamaltine,coklat toblerone dan topping-topping premium lainnya.
Berikut ini adalah contoh menu yang tersedia di gerai Markobar kepunyaan Gibran.
Memang jika dilihat dari harganya sedikit lebih tinggi daripada martabak yang sudah kita kenal sebelumnya,namun mengingat topping martabak dari Markobar ini menggunakan beragam topping premium yang harganya juga tidak murah jadi menurut saya harga-harga tersebut diatas adalah harga yang wajar.
Ketika pengusaha martabak yang lain masih menggunakan cara lama untuk berjualan martabak,berbeda dengan yang dilakukan oleh Gibran,terobosan baru dan inovasi terus ia lakukan untuk membuat produknya laku keras dipasaran.Hal ini terbukti berhasil menarik banyak sekali pembeli disetiap gerai Markobar seluruh Indonesia.Mungkin masyarakat sudah cukup bosan dengan topping martabak manis yang itu-itu aja seperti coklat,kacang,keju dan wijen.Maka dari itu Gibran mencoba meluncurkan martabak manis dengan varian 8 rasa tersebut,dan respon pasar dinilai Gibran sangat bagus.Tak hanya itu,Markobar juga menyediakan menu martabak tipker (tipis kering),ini juga cukup menyedot perhatian pengunjung gerai martabak Markobar.Dengan adanya menu matabak tipker ini,masyarakat diberikan sensasi baru dalam menikmati martabak manis,jika biasanya martabak bertekstur empuk dan lembut,berbeda sekali dengan martabak manis tipker ini yang renyah,sekilas mirip dengan tekstur crepes.
Ditangan Gibran kini martabak manis bisa go internasional,yang nantinya bisa disejajarkan dengan makanan-makanan khas dari negara lain.Martabak manis yang semula hanya kuliner gerobak pinggir jalan namun seiring berjalannya waktu kini martabak dikemas dalam balutan restoran yang lebih berkelas,sehingga hal ini bisa mengangkat derajat martabak manis itu sendiri menjadi lebih 'berkelas',tidak 'kampungan' lagi seperti yang pernah dituduhkan oleh salah seorang netizen melalui akun twitter Gibran.meskipun dulu pernah dikatain bisnis kampungan,hal ini tidak membuat Gibran down atau bahkan marah atas perlakuan netizen yang kurang menyenangkan tersebut,namun hal itu justru dijadikan guyonan oleh adiknya,Kaesang dengan membalas tweet tersebut dengan balasan seperti ini 'Gapapa,yang penting dari jualan martabak bisa untuk bayar sekolah di Singapore.Saya hepi,Markobar juga hepi'.
Usut punya usut yang menyebabkan martabak Markobar ini bisa laku bukan karena pemiliknya adalah anak presiden,namun ternyata memang dari segi rasa memang enak,bisa diterima oleh berbagai kalangan dan soal harga tidak terlalu mahal.Jika penasaran ingin mencoba rasa martabak manis Markobar ini,silahkan berkunjung di gerai Markobar dikota-kota anda.
But wait,ingat kolesterol ya guys...jangan terlalu banyak mengkonsumsi martabak manis,mengingat kolesterol yang ada dalam setiap potong martabak manis cukup besar.Jangan lupa untuk tetap melakukan olah raga secara teratur untuk menjaga kesehatan kita.
Segini aja review dan info mengenai martabak punya anak presiden kita ini,Gibran dengan brand Markobar.Semoga bisa dijadikan referensi dan semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk anda semua.
Terima kasih sudah mengunjungi blog yang sederhana ini,terima kasih sudah membaca sedikit tulisan saya,mohon maaf jika disana-sini masih banyak kekurangan dalam penulisan.

 


Kuliner Yogyakarta Tidak Hanya Sebatas Gudeg!

Sleman-Berburu kuliner di Yogyakarta tidak cukup hanya sebatas menikmati hidangan gudeg yang khas itu.Kali ini saya akan membahas sebuah menu kuliner yang menurut saya unik sekali,bagaimana tidak?sebuah menu hidangan yang biasanya hanya akan kita temui ketika ada hajatan,dan atau sebuah acara untuk memperingati kematian seseorang,kenduri dsb.Katakanlah seperti tradisi yang biasa dilakukan khususnya didaerah jawa tengah yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur.Jadi ketika suatu keluarga mengadakan acara misalnya kenduri yang mengundang kerabat dan tetangga dekat,seperti biasa setelah mereka semua berkumpul maka akan segera dimulai serangkaian acara tersebut,yaitu serangkaian do'a dan ritual-ritual kejawen.Setelah rangkaian acara utama selesai dilanjutkan dengan menikmati hidangan dan minuman yang telah disediakan oleh tuan rumah,ada juga yang lalu diteruskan untuk makan bersama.Nah,setelah makan dan minum selesai,sebelum pulang pihak tuan rumah membagikan besek atau gampangnya ya bisa disebut juga nasi box yang didalamnya berisi nasi lengkap dengan lauk pauk dan juga jajan pasar,disini akan terselip ayam ingkung yang sudah disuwir (tidak per potong,seperti porsi ayam goreng dsb).Ya...hanya diacara-acara seperti itulah kita bisa menemukan ayam ingkung.
Tekstur ayam ingkung berbeda dengan opor ayam,jika opor ayam sebelum dimasak dipotong-potong terlebih dahulu sesuai keinginan lalu dimasak dengan kuah santan,biasanya berwarna kuning dan kuahnya banyak,kalau ayam ingkung ini dimasak utuh 1 ekor ayam,tidak perlu dipotong-potong terlebih dahulu,lalu dimasak hingga kuah kentalnya hampir habis (lama memasaknya kurang lebih 3 atau 4 jam).Rata-rata jenis ayam yang digunakan untuk membuat ayam ingkung adalah jenis ayam kampung yang memiliki tekstur daging sedikit alot dan tidak mudah hancur bila dimasak dalam jangka waktu yang lama.Proses memasak ayam ingkung yang cukup memakan waktu lama membuat racikan bumbu rahasia khas jawa yang sudah turun temurun meresap secara merata kedalam daging ayam.Tekstur ayam ingkung yang tidak lagi terasa alot,namun sangat empuk berpadu dengan racikan bumbu yang khas itu menjadikan sebuah hidangan yang sangat berkelas dalam segi rasa.
Pengalaman saya ketika pertama kali berkunjung ke rumah makan yang menyediakan menu ini yaitu rumah makan ayam ingkung mbak sri yang berada di Jl. Kebon Agung, Sumberadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta cukup berkesan.
Sebuah rumah makan dengan bangunan sederhana dengan bangunan yang banyak terdiri dari bambu ini berada tepat dipinggir jalan,jadi tidak sulit untuk menemukan lokasi rumah makan ayam ingkung mbak sri ini,saran saya jika belum terlalu familiar dengan daerah sleman sebaiknya anda menggunakan aplikasi google maps agar mempermudah dalam mencari alamat ayam ingkung mbak sri.
Lahan parkir yang tersedia cukup luas didepan bangunan utama rumah makan ayam ingkung mbak sri,jadi tidak perlu repot-repot untuk parkir dipinggir jalan yang nantinya malah bisa mengganggu arus lalu lintas.Didalam rumah makan ayam ingkung mbak sri tersedia kursi dan meja makan,tersedia pula tempat khusus untuk lesehan,dibuat juga dari bambu,dengan model seperti mimbar pembina upacara...eeehhh.
Banyak menu yang ditawarkan di rumah makan ayam ingkung mbak sri,berikut daftar menu makanan dan minuman yang tersedia di rumah makan ayam ingkung mbak sri.

Jika anda suatu saat ada kesempatan untuk mampir di rumah makan ayam ingkung mbak sri,cobalah pesan ayam ingkung porsi besar,jangan lupa minta sama waitress nya agar ayam ingkung nya dipotong-potong agar lebih mudah untuk dinikmati.
Disamping rasanya yang enak,harganya juga tidak terlalu menguras kantong,saya jamin anda akan mendapatkan kepuasan sesuai dengan harga yang anda bayarkan,tidak akan kecewa pokoknya.Harga untuk 1 porsi ayam ingkung mbak sri (1 ekor ayam utuh lengkap termasuk jeroannya) hanya sekitar Rp.115.000 saja,cukup terjangkau bukan...mengingat bahan utamanya adalah jenis ayam kampung dengan ukuran cukup besar,4 orang pun tidak sanggup untuk menghabiskan 1 porsi ayam ingkung tersebut,walhasil sisanya saya bawa pulang saja.Total biaya yang saya keluarkan saat itu dengan menu tambahan seperti cah kangkung,tempe dan tahu goreng,petai goreng,es jeruk dan juga udang crispy tidak sampai Rp.250.000 ,hanya sekitar Rp.210.000 saja kalau tidak salah.
Seperti apa sebenarnya penampakan dari ayam ingkung mbak sri ini?dibawah ini saya sediakan fotonya agar anda semua tidak penasaran bentuknya.
Bagaimana?sudah jelas dan sudah ngiler melihat ayam ingkung mbak sri ini?silahkan berkunjung ke rumah makan ayam ingkung mbak sri yang alamatnya sudah saya sebtkan diatas.
Cukup sekian ulasan saya terkait salah satu kuliner yang mungkin bisa dijadikan referensi oleh anda semua ketika berkunjung ke Yogyakarta.
Terima kasih atas waktu yang diluangkan untuk berkunjung dan membaca ulasan saya di blog yang sederhana ini,semoga ulasan saya bisa bermanfaat untuk anda semua.