-->

Kuliner Yogyakarta Tidak Hanya Sebatas Gudeg!

Sleman-Berburu kuliner di Yogyakarta tidak cukup hanya sebatas menikmati hidangan gudeg yang khas itu.Kali ini saya akan membahas sebuah menu kuliner yang menurut saya unik sekali,bagaimana tidak?sebuah menu hidangan yang biasanya hanya akan kita temui ketika ada hajatan,dan atau sebuah acara untuk memperingati kematian seseorang,kenduri dsb.Katakanlah seperti tradisi yang biasa dilakukan khususnya didaerah jawa tengah yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur.Jadi ketika suatu keluarga mengadakan acara misalnya kenduri yang mengundang kerabat dan tetangga dekat,seperti biasa setelah mereka semua berkumpul maka akan segera dimulai serangkaian acara tersebut,yaitu serangkaian do'a dan ritual-ritual kejawen.Setelah rangkaian acara utama selesai dilanjutkan dengan menikmati hidangan dan minuman yang telah disediakan oleh tuan rumah,ada juga yang lalu diteruskan untuk makan bersama.Nah,setelah makan dan minum selesai,sebelum pulang pihak tuan rumah membagikan besek atau gampangnya ya bisa disebut juga nasi box yang didalamnya berisi nasi lengkap dengan lauk pauk dan juga jajan pasar,disini akan terselip ayam ingkung yang sudah disuwir (tidak per potong,seperti porsi ayam goreng dsb).Ya...hanya diacara-acara seperti itulah kita bisa menemukan ayam ingkung.
Tekstur ayam ingkung berbeda dengan opor ayam,jika opor ayam sebelum dimasak dipotong-potong terlebih dahulu sesuai keinginan lalu dimasak dengan kuah santan,biasanya berwarna kuning dan kuahnya banyak,kalau ayam ingkung ini dimasak utuh 1 ekor ayam,tidak perlu dipotong-potong terlebih dahulu,lalu dimasak hingga kuah kentalnya hampir habis (lama memasaknya kurang lebih 3 atau 4 jam).Rata-rata jenis ayam yang digunakan untuk membuat ayam ingkung adalah jenis ayam kampung yang memiliki tekstur daging sedikit alot dan tidak mudah hancur bila dimasak dalam jangka waktu yang lama.Proses memasak ayam ingkung yang cukup memakan waktu lama membuat racikan bumbu rahasia khas jawa yang sudah turun temurun meresap secara merata kedalam daging ayam.Tekstur ayam ingkung yang tidak lagi terasa alot,namun sangat empuk berpadu dengan racikan bumbu yang khas itu menjadikan sebuah hidangan yang sangat berkelas dalam segi rasa.
Pengalaman saya ketika pertama kali berkunjung ke rumah makan yang menyediakan menu ini yaitu rumah makan ayam ingkung mbak sri yang berada di Jl. Kebon Agung, Sumberadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta cukup berkesan.
Sebuah rumah makan dengan bangunan sederhana dengan bangunan yang banyak terdiri dari bambu ini berada tepat dipinggir jalan,jadi tidak sulit untuk menemukan lokasi rumah makan ayam ingkung mbak sri ini,saran saya jika belum terlalu familiar dengan daerah sleman sebaiknya anda menggunakan aplikasi google maps agar mempermudah dalam mencari alamat ayam ingkung mbak sri.
Lahan parkir yang tersedia cukup luas didepan bangunan utama rumah makan ayam ingkung mbak sri,jadi tidak perlu repot-repot untuk parkir dipinggir jalan yang nantinya malah bisa mengganggu arus lalu lintas.Didalam rumah makan ayam ingkung mbak sri tersedia kursi dan meja makan,tersedia pula tempat khusus untuk lesehan,dibuat juga dari bambu,dengan model seperti mimbar pembina upacara...eeehhh.
Banyak menu yang ditawarkan di rumah makan ayam ingkung mbak sri,berikut daftar menu makanan dan minuman yang tersedia di rumah makan ayam ingkung mbak sri.

Jika anda suatu saat ada kesempatan untuk mampir di rumah makan ayam ingkung mbak sri,cobalah pesan ayam ingkung porsi besar,jangan lupa minta sama waitress nya agar ayam ingkung nya dipotong-potong agar lebih mudah untuk dinikmati.
Disamping rasanya yang enak,harganya juga tidak terlalu menguras kantong,saya jamin anda akan mendapatkan kepuasan sesuai dengan harga yang anda bayarkan,tidak akan kecewa pokoknya.Harga untuk 1 porsi ayam ingkung mbak sri (1 ekor ayam utuh lengkap termasuk jeroannya) hanya sekitar Rp.115.000 saja,cukup terjangkau bukan...mengingat bahan utamanya adalah jenis ayam kampung dengan ukuran cukup besar,4 orang pun tidak sanggup untuk menghabiskan 1 porsi ayam ingkung tersebut,walhasil sisanya saya bawa pulang saja.Total biaya yang saya keluarkan saat itu dengan menu tambahan seperti cah kangkung,tempe dan tahu goreng,petai goreng,es jeruk dan juga udang crispy tidak sampai Rp.250.000 ,hanya sekitar Rp.210.000 saja kalau tidak salah.
Seperti apa sebenarnya penampakan dari ayam ingkung mbak sri ini?dibawah ini saya sediakan fotonya agar anda semua tidak penasaran bentuknya.
Bagaimana?sudah jelas dan sudah ngiler melihat ayam ingkung mbak sri ini?silahkan berkunjung ke rumah makan ayam ingkung mbak sri yang alamatnya sudah saya sebtkan diatas.
Cukup sekian ulasan saya terkait salah satu kuliner yang mungkin bisa dijadikan referensi oleh anda semua ketika berkunjung ke Yogyakarta.
Terima kasih atas waktu yang diluangkan untuk berkunjung dan membaca ulasan saya di blog yang sederhana ini,semoga ulasan saya bisa bermanfaat untuk anda semua.




Ojek Online VS Ojek Pengkolan

Akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan hal-hal yang berbau 'online',mulai dari bayar tagihan ini itu online,registrasi ini itu,bahkan kini ojek pun ada yang 'online',seperti apa sebenarnya ojek 'online' itu?mari kita ulas disini.
Bila mendengar kata ojek hal pertama yang terlintas dipikiran kita adalah sekumpulan bapak bapak yang nongkrong dipinggir jalan,diterminal,deket halte dll,atau pengendara sepeda motor yang bawa helm 1 lagi dicantolin dimotor dengan atribut berupa jaket yang khas (biasanya jaket hadiah motor dari dealer,atau ada juga yang pake rompi warna nge jreng).Banyak sekali tipe tipe abang ojek,ada yang dandanannya rapi kaya mau kekantor,ada yang biasa aja,ada pula yang lusuh pakaiannya.
Namun semua itu tidak terjadi lagi didalam lingkup ojek 'online',dimana kini semua ojek 'online' memiliki seragam dan rata-rata drivernya berpenampilan menarik karena kebanyakan driver ojek 'online' ini terdiri dari anak-anak muda,atau mahasiswa yang ingin cari uang jajan tambahan.Nah,khusus yang ini sangat mudah dikenali,dari jauh juga pasti udah langsung keliatan kalau itu pasti ojek 'online',liatin aja jaket yang dipakai,masing masing penyedia layanan ojek 'online' memiliki ciri khas warna masing-masing,ada yang hijau,ada juga yang hitam,begitupun dengan helm penumpangnya,pasti satu warna dengan warna jaketnya,lalu jika di atas speedometer ada smartphonenya,udah bisa dipastikan itu adalah ojek 'online'...hehehe.
Lalu,bagaimana cara kita memesan ojek 'online' tersebut?Sebelum memesan layanan yang ditawarkan ojek 'online',kita harus download aplikasi terlebih dahulu,lalu melakukan registrasi dengan mengisi data diri sesuai kartu identitas yang masih berlaku,setelah itu baru konfirmasi melalui tautan yang dikirimkan via email.
Jika langkah-langkah tersebut sudah dilakukan,maka kita bisa menggunakan layanan ojek 'online' tersebut,tinggal klik menu yang dipilih,tentukan lokasi penjemputan,dan tentukan lokasi tujuannya,setelah selesai langsung muncul berapa biaya atau ongkos yang harus kita bayarkan,baik cash atau non-cash semua terpampang jelas di layar smartphone kita,no tipu tipu,tarifnya beneran emang segitu.
Jika sudah dijemput dan diantar sampai tempat tujuan oleh driver ojek 'online' jangan lupa memberikan rating dengan klik berapa jumlah bintang sesuai dengan pelayanan driver ojek 'online' tersebut,jika memang memuaskan berilah 5 bintang agar mereka bahagia.
Dikota-kota besar hampir kesemuanya sudah tersedia layanan ojek 'online' ini,apalagi seperti di Jakarta,yang notabene adalah kota metropolitan seperti itu,siang dan malah banyak sekali driver ojek 'online' yang berlalu lalang mengantarkan penumpang ketempat yang akan dituju.
Selain tarifnya yang lebih murah dibandingkan dengan ojek pengkolan,mudah ditemukan juga menjadikan ojek 'online' saat ini menjadi lebih digemari,hal ini yang sering menimbulkan masalah karena ojek pengkolan menjadi sepi penumpang,kalah saingan dengan ojek 'online'.Tak jarang kita sering melihat berita di media massa tentang masalah ojek pengkolan vs ojek 'online'.Yaah...namanya juga kemajuan teknologi,jika kita ingin bersaing di era modern atau era 'online' seperti sekarang kita harus mengikuti perkembangan teknologi agar bisa bersaing dengan yang lain,tak selamanya kita mempertahankan cara-cara lama untuk bertahan hidup dan mencai nafkah,terus lakukan terobosan dan ide-ide baru.Jangan lagi mengandalkan kekerasan dalam menyelesaikan suatu masalah,ingat...negara kita adalah negara hukum,bukan hutan rimba yang memiliki peraturan siapa yang kuat,dialah pemenangnya.Kedua belah pihak harus diajak diskusi dengan dimoderatori oleh pihak yang berwajib agar tercipta solusi yang menguntungkan kedua belah pihak,supaya tidak terjasi lagi masalah antara kedua belah pihak.
Cukup sekian ulasan tentang ojek,terima kasih telah bersedia mampir dan membaca coretan saya di blog yang sederhana ini,mohon maaf jika ada salah-salah kata,semua ini hanya dari opini pribadi saya sendiri.

Indihome-Internet Ngebut!

Dijaman modern seperti sekarang segala sesuatu dituntut untuk selalu cepat,tak terkecuali untuk urusan kecepatan transfer data internet.Banyak sekali provider menawarkan jasa paketan internetnya,mulai yang standar untuk skala rumahan,hingga yang premium skala kantoran.
Kali ini saya akan memberikan review mengenai salah satu layanan yang diusung oleh Telkom Indonesia,yaitu Indihome.Setahu saya Indihome adalah generasi penerus Speedy yang terkenal akan leletnya (tidak semua mengalami hal ini,namun kebanyakan yaah seperti itu deh).
Indihome hadir dengan layanan internet berbasis fiber optik yang kecepatannya jauh lebih kenceng daripada kabel tembaga yang digunakan pada Speedy.Jenis layanan yang ditawarkan oleh Indihome bervariasi,mulai dari kecepatan 10Mb/s hingga yang paling tinggi adalah 100Mb/s.
Pada kesempatan kali ini saya akan review pengalaman pribadi saya selama kurang lebih 2 tahun berlangganan paket indihome triple play dengan kecepatan 10Mb/s.Layanan triple play ini adalah layanan internet termasuk telepon rumah dan usee tv.Namun kini ada juga paket dual play dan single play dimana konsumen bebas memilih paketan sesuai dengan kebutuhannya,tidak seperti dulu yang hanya ada paketan triple play saja,jadi mau tidak mau ya harus memilih paketan itu,meskipun tidak punya telepon,tetap kena biaya abonemen per bulannya.
Awalnya saya registrasi di kantor cabang indihome,dengan mengisi data pribadi sesuai dengan KTP yang masih berlaku.Tak berselang lama,sekitar 3 hari ada telepon dari pihak Indihome untuk pemasangan instalasi Indihome.Pemasangan instalasi tidak memutuhkan waktu lama,karena dikerjakan oleh teknisi yang sudah berpengalaman.
Sempat ragu juga awalnya,karena takut layanan Indihome akan mengecewakan seperti kebanyakan pelanggan Speedy yang lain,namun kekhawatiran itu tak terbukti setelah saya coba ntuk test kecepatan browsing,download dan upload file file besar,speednya benar-benar ngebut dan stabil,awal pengetesan saya pakai satu laptop untuk download file dengan ukuran sekitar 1gb sambil streaming youtube dan 2 smartphone untuk streaming youtube,walhasil jauh diatas perkiraan saya,speed tetap ngebut sejadi jadinya dan juga stabil banget.Puas sekali rasanya saat itu,setelah di cek melalui speedtest.net juga terpampang speed download sama persis dengan apa yang tercantum di brosur yaitu 10Mb/s bahkan seringkali lebih besar antara 11Mb/s sampai dengan 15Mb/s rata-rata.
Saat ini Indihome saya share dengan 5 orang teman dikontrakan,jumlah total device yang terkoneksi dengan wifi Indihome adalah dua buah laptop,dan 7 buah smartphone.Lalu apa yang terjadi ketika semua device tersebut menggunakan wifi secara bersamaan,dan usee tv nya menyala juga?lemot kah?koneksi tidak stabil kah?tidak!koneksi tetap ngebut dan tetap stabil!amazing bukan?yess...dalam hati saya bergumam bahwa tidak salah saya memilih dan berlangganan paketan Indihome ini.
Karena saya share Indihome ini dengan teman-teman maka otomatis biaya berlangganan perbulannya menjadi lebih murah,yaiyalah murah...dibagi 5 orang gituu...hehehe
Dihitung-hitung dengan uang yang saya keluarkan setiap bulannya sangat kecil sekali dibandingkan manfaat yang saya dapatkan dari Indihome yang amazing itu.
Selama kurang lebih 2 tahun saya berlangganan paketan Indihome ini bukan tanpa kendala,memang frekuensi gangguan Indihome tidak sesering Speedy,ada kalanya Indihome ngadat,namun berdasarkan pengalaman pribadi saya gangguan yang terjadi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengembalikan koneksi seperti sedia kala,kalau modemnya direstart tetap saja ngadat,baru lapor ke CS via facebook resmi Indihome atau via aplikasi myindihome.Dan tak lama setelah mendapatkan respon dari CS nya maka koneksi Indihome pasti sudah pulih seperti biasanya.
Panduan-panduan untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul seputar modem dan STB usee tv banyak bertebaran di internet kok,tidak usah khawatir dan tidak harus selalu memanggil teknisi untuk datang memperbaiki,cukup lakukan sendiri saja,kecuali jika sudah mencoba untuk memperbaiki sendiri namun tidak bisa baru deh panggil teknisi dari Indihome via telepon.
Berikut ini saya infokan tarif dari berbagai paketan yang ditawarkan,harga efektif per tanggal 9 Juni 2017 dan harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Gimana,tertarik untuk berlangganan paket internet Indihome?segera lakukan registrasi via website Indihome,aplikasi myindihome atau datang langsung ke plasa telkom terdekat dikota anda.Jangan lupa cek lokasi daerah tempat tinggal anda sudah tercover oleh jaringan fiber optik atau belum.
Registrasi dan nikmati layanan kecepatan internet yang ngebut banget seperti yang saya rasakan sekala kurang lebih 2 tahun ini.
Cukup sekian review saya tentang layanan Indihome yang saya rasakan selama kurang lebih 2 tahun ini.Tidak ada hal-hal yang saya kurangi atau saya lebih-lebihkan tekait kualitas yang diberikan oleh Indihome,semua yang saya tulis disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri,semua keputusan ada ditangan anda masing-masing.
Terima kasih telah menyempatkan mampir dan membaca tulisan di blog yang sederhana ini.