-->

Perkembangan Komunikasi Dan Sistem Operasi

Paket internet untuk smartphone dewasa ini menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat modern baik yang tinggal dikota-kota besar tak terkecuali mereka yang tinggal di pinggiran kota bahkan dipelosok negeri sekalipun.Hampir semua aktivitas sehari-hari bisa dilakukan mereka-mereka menggunakan jaringan internet,seperti sebagai contoh kecil mereka-mereka yang berkomunikasi menggunakan aplikasi perpesanan seperti BBM,Whatsapp,Line dan lain sebagainya.Sudah jarang sekali ada yang menggunakan fitur SMS yang beberapa tahun yang lalu masih jadi andalan untuk tetap terhubung dengan teman dekat,relasi bisnis dan juga orang-orang dalam lingkungan kerja maupun sekolah,dsb.Ketika masa jayanya,SMS hampir pasti dilakukan oleh semua pemilik handphone dan smartphone sehari harinya,bahkan beberapa operator di Indonesia sampai meluncurkan pulsa khusus untuk SMS.Disamping tarifnya yang murah,SMS juga praktis,juga ada kenangan (hanya anak generasi 2000an yang mengerti hal ini).Ya...anak-anak muda ketika itu memanfaatkan fitur SMS untuk mendapatkan perhatian dan hati orang yang disukainya,mulai dari obrolan ringan disesi perkenalan awal hingga sampai ke rayuan-rayuan maut untuk menakhlukkan hati lawan jenisnya,dsb.
Kejayaan SMS mulai terusik ketika BBM (Blackberry Messenger) hadir ditengah-tengah masyarakat,meskipun kala itu yang memakai BBM adalah kalangan orang-orang menengah keatas mengingat harga device Blackberry yang cukup mahal kala itu.Berbagai tipe Blackberry bermunculan ke publik,rata-rata sukses dipasaran,lambat laun Blackberry mulai menggeser dominasi Symbian,sebuah sistem operasi pihak ketiga yang kebanyakan device nya besutan dari Nokia.Pabrikan asal finlandia itu mulai gerah dengan kehadiran Blackberry yang cukup mengganggu 'pasar' mereka,pihak Nokia pun tidak tinggal diam,mereka meluncurkan Symbian dengan versi yang baru,namun ternyata tidak sesuai harapan,fitur yang justru semakin 'ribet' untuk di utak atik kemungkinan menjadikannya kurang menarik hari pengguna smartphone kala itu.Gempuran Blackberry lalu kemudian sukses menumbangkan raksasa smartphone kala itu,ya...Nokia bangkrut.Tak lama setelah itu sirobot hijau (Android) hadir ditengah-tengah mereka,Android hadir dengan sesuatu yang baru,lebih menarik dan lebih menggoda untuk dimiliki.Tak butuh waktu lama yang dibutuhkan Android untuk merebut pasar,bisa ditebak apa yang akan terjadi setelah Android menggebrak pasar smartphone yang kala itu berisikan Symbian,Blackberry,Windows Mobile,Juga iOs.Satu persatu dari mereka mulai tersisihkan...mulai dari Windows Mobile,Blackberry,Symbian mulai tumbang dan kelabakan untuk menghadapi 'serangan' dari Android,hanya iOs yang masih cukup tegar dan cenderung stabil dengan pengguna setianya yang tidak terlalu tergiur dengan kehadiran Android,maklum saja pengguna iOs rata-rata adalah mereka-mereka yang berkantong tebal,yang pasti menginginkan sesuatu yang lebih 'exclusive' serta keamanan yang lebih terjamin.Windows Mobile dan Blackberry tidak serta merta diam,perlahan mereka menyusun strategi untuk kembali meraih dominasi yang dulu pernah mereka capai,mulai dari Windows Mobile bersama Nokia dengan produk baru mereka yaitu Nokia Lumia dan Blackberry dengan andalan terbarunya seri Z10.Fitur andalan dan fresh nyatanya tidak mampu menyaingi ketenaran Android dan iOs,lagi lagi mereka tersisih untuk kesekian kalinya.Bahkan Nokia juga sudah menyematkan OS Android dibeberapa seri terbaru mereka,Blackberry pun melakukan hal serupa,namun masih belum mampu menggaet minat pengguna Smartphone.Gempuran Android yang didukung oleh banyak sekali merek seperti Samsung,Sony,HTC,Asus,Acer,Lenovo dan masih banyak lagi tak mampu dibendung Nokia dan Blackberry meskipun mereka berdua kini juga menyematkan OS Android di device terbaru mereka,namun gaung beritanya tak begitu santer terdengar.
Saat ini masih Android yang menguasai pasar Smartphone,bersama dengan iOs yang juga cukup kuat bertahan di era "Android".Sampai kapan kiranya Android mampu menguasai pangsa pasar Smartphone?kita lihat saja apakah akan selamanya seperti ini dan mungkinkan ada OS pesaing yang akan hadir dimasa mendatang yang mungkin bisa meruntuhkan dominasi Android?
Sekian sedikit ulasan menurut pandangan saya pribadi,terima kasih sudah mampir di blog saya yang sederhana ini dan menyempatkan membaca ulasan pribadi saya,semoga bermanfaat.

Indihome-Internet Ngebut!

Dijaman modern seperti sekarang segala sesuatu dituntut untuk selalu cepat,tak terkecuali untuk urusan kecepatan transfer data internet.Banyak sekali provider menawarkan jasa paketan internetnya,mulai yang standar untuk skala rumahan,hingga yang premium skala kantoran.
Kali ini saya akan memberikan review mengenai salah satu layanan yang diusung oleh Telkom Indonesia,yaitu Indihome.Setahu saya Indihome adalah generasi penerus Speedy yang terkenal akan leletnya (tidak semua mengalami hal ini,namun kebanyakan yaah seperti itu deh).
Indihome hadir dengan layanan internet berbasis fiber optik yang kecepatannya jauh lebih kenceng daripada kabel tembaga yang digunakan pada Speedy.Jenis layanan yang ditawarkan oleh Indihome bervariasi,mulai dari kecepatan 10Mb/s hingga yang paling tinggi adalah 100Mb/s.
Pada kesempatan kali ini saya akan review pengalaman pribadi saya selama kurang lebih 2 tahun berlangganan paket indihome triple play dengan kecepatan 10Mb/s.Layanan triple play ini adalah layanan internet termasuk telepon rumah dan usee tv.Namun kini ada juga paket dual play dan single play dimana konsumen bebas memilih paketan sesuai dengan kebutuhannya,tidak seperti dulu yang hanya ada paketan triple play saja,jadi mau tidak mau ya harus memilih paketan itu,meskipun tidak punya telepon,tetap kena biaya abonemen per bulannya.
Awalnya saya registrasi di kantor cabang indihome,dengan mengisi data pribadi sesuai dengan KTP yang masih berlaku.Tak berselang lama,sekitar 3 hari ada telepon dari pihak Indihome untuk pemasangan instalasi Indihome.Pemasangan instalasi tidak memutuhkan waktu lama,karena dikerjakan oleh teknisi yang sudah berpengalaman.
Sempat ragu juga awalnya,karena takut layanan Indihome akan mengecewakan seperti kebanyakan pelanggan Speedy yang lain,namun kekhawatiran itu tak terbukti setelah saya coba ntuk test kecepatan browsing,download dan upload file file besar,speednya benar-benar ngebut dan stabil,awal pengetesan saya pakai satu laptop untuk download file dengan ukuran sekitar 1gb sambil streaming youtube dan 2 smartphone untuk streaming youtube,walhasil jauh diatas perkiraan saya,speed tetap ngebut sejadi jadinya dan juga stabil banget.Puas sekali rasanya saat itu,setelah di cek melalui speedtest.net juga terpampang speed download sama persis dengan apa yang tercantum di brosur yaitu 10Mb/s bahkan seringkali lebih besar antara 11Mb/s sampai dengan 15Mb/s rata-rata.
Saat ini Indihome saya share dengan 5 orang teman dikontrakan,jumlah total device yang terkoneksi dengan wifi Indihome adalah dua buah laptop,dan 7 buah smartphone.Lalu apa yang terjadi ketika semua device tersebut menggunakan wifi secara bersamaan,dan usee tv nya menyala juga?lemot kah?koneksi tidak stabil kah?tidak!koneksi tetap ngebut dan tetap stabil!amazing bukan?yess...dalam hati saya bergumam bahwa tidak salah saya memilih dan berlangganan paketan Indihome ini.
Karena saya share Indihome ini dengan teman-teman maka otomatis biaya berlangganan perbulannya menjadi lebih murah,yaiyalah murah...dibagi 5 orang gituu...hehehe
Dihitung-hitung dengan uang yang saya keluarkan setiap bulannya sangat kecil sekali dibandingkan manfaat yang saya dapatkan dari Indihome yang amazing itu.
Selama kurang lebih 2 tahun saya berlangganan paketan Indihome ini bukan tanpa kendala,memang frekuensi gangguan Indihome tidak sesering Speedy,ada kalanya Indihome ngadat,namun berdasarkan pengalaman pribadi saya gangguan yang terjadi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengembalikan koneksi seperti sedia kala,kalau modemnya direstart tetap saja ngadat,baru lapor ke CS via facebook resmi Indihome atau via aplikasi myindihome.Dan tak lama setelah mendapatkan respon dari CS nya maka koneksi Indihome pasti sudah pulih seperti biasanya.
Panduan-panduan untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul seputar modem dan STB usee tv banyak bertebaran di internet kok,tidak usah khawatir dan tidak harus selalu memanggil teknisi untuk datang memperbaiki,cukup lakukan sendiri saja,kecuali jika sudah mencoba untuk memperbaiki sendiri namun tidak bisa baru deh panggil teknisi dari Indihome via telepon.
Berikut ini saya infokan tarif dari berbagai paketan yang ditawarkan,harga efektif per tanggal 9 Juni 2017 dan harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Gimana,tertarik untuk berlangganan paket internet Indihome?segera lakukan registrasi via website Indihome,aplikasi myindihome atau datang langsung ke plasa telkom terdekat dikota anda.Jangan lupa cek lokasi daerah tempat tinggal anda sudah tercover oleh jaringan fiber optik atau belum.
Registrasi dan nikmati layanan kecepatan internet yang ngebut banget seperti yang saya rasakan sekala kurang lebih 2 tahun ini.
Cukup sekian review saya tentang layanan Indihome yang saya rasakan selama kurang lebih 2 tahun ini.Tidak ada hal-hal yang saya kurangi atau saya lebih-lebihkan tekait kualitas yang diberikan oleh Indihome,semua yang saya tulis disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri,semua keputusan ada ditangan anda masing-masing.
Terima kasih telah menyempatkan mampir dan membaca tulisan di blog yang sederhana ini.